Pengalaman Mengganti LCD HP Milik Teman, LCD Dibeli Sendiri

Pengalaman Mengganti LCD HP Milik Teman, LCD Dibeli Sendiri

Mengganti LCD HP sebenarnya bukan hanya soal melepas LCD lama kemudian memasang LCD baru. Ada beberapa tahapan yang perlu dilakukan dengan hati-hati, terutama saat melakukan pengecekan LCD pengganti sebelum LCD benar-benar dipasang.

Kali ini saya ingin berbagi pengalaman ketika seorang teman datang dan meminta bantuan untuk mengganti LCD HP miliknya. Menariknya, LCD penggantinya dibeli sendiri oleh teman saya dari toko sparepart. Jadi, tugas saya adalah memasang LCD tersebut ke HP miliknya.

Sebelum langsung memasang LCD, tentu saya ingin memastikan terlebih dahulu apakah LCD yang dibeli tersebut memang berfungsi dengan baik atau tidak.

LCD Baru Dites Terlebih Dahulu

Sebelum melakukan pemasangan secara permanen, saya melakukan pengecekan terhadap LCD yang dibawa teman saya.

Menurut saya, tahap ini cukup penting. Jangan sampai LCD langsung dilem ke frame, kemudian setelah semuanya selesai ternyata layar tidak menyala atau fungsi touchscreen bermasalah.

Karena itu, saya melakukan tes LCD terlebih dahulu sebelum pemasangan permanen.

Membuka Back Cover HP

Setelah siap melakukan pemeriksaan, saya mulai membuka back cover HP menggunakan alat pembuka yang tersedia. Saya menggunakan lapisan plastik tipis sebagai alat bantu untuk membuka bagian cover secara perlahan.

Saya berusaha membuka bagian pinggir back cover dengan hati-hati agar tidak merusak bagian lain yang masih terhubung dengan perangkat.

Setelah bagian cover mulai terbuka, saya melanjutkan proses pembongkaran.

Membuka Baut dan Mengeluarkan SIM Tray

Setelah back cover terbuka, saya mengambil obeng dan mulai membuka baut-baut yang terdapat pada bagian dalam HP.

Selain membuka baut, saya juga mengeluarkan SIM tray menggunakan SIM ejector. Langkah ini dilakukan agar proses pembongkaran dapat dilakukan dengan lebih leluasa.

Setelah itu, bagian back cover saya buka secara perlahan menggunakan kuku dan alat bantu yang sesuai sampai cover benar-benar terlepas.

Melepas Konektor Baterai

Setelah bagian dalam HP terbuka, salah satu hal yang saya lakukan adalah melepas konektor baterai.

Saya melakukan langkah ini sebelum menghubungkan LCD pengganti untuk mengurangi risiko terjadinya korsleting saat proses pemasangan dan pengujian komponen.

Setelah konektor baterai dilepas, saya melanjutkan ke bagian fleksibel LCD.

Menghubungkan Fleksibel LCD untuk Pengujian

Pada HP ini, posisi fleksibel LCD berada di bagian bawah sehingga saya perlu menghubungkan fleksibel tersebut ke bagian papan cas.

Saya memasang fleksibel LCD ke konektornya dengan hati-hati. Setelah fleksibel terpasang, konektor baterai saya hubungkan kembali.

Kemudian saya menekan tombol power untuk melakukan pengujian..

LCD Menyala dan Touchscreen Normal

Setelah tombol power ditekan, akhirnya layar HP menyala dengan normal.

Tidak hanya tampilan layarnya yang normal, saya juga melakukan pengecekan pada bagian touchscreen. Hasilnya, layar dan fungsi sentuh sama-sama berjalan dengan baik.

Dengan hasil tersebut, saya bisa melanjutkan proses pemasangan LCD secara permanen.

Sempat Kesulitan Mematikan HP

Setelah selesai melakukan pengujian, saya mencoba mematikan HP dengan menekan tombol power. Namun ternyata HP tidak langsung mati seperti biasanya.

Kemungkinan perangkat membutuhkan kombinasi tombol tertentu untuk melakukan proses shutdown atau restart secara paksa.

Karena saya perlu memutuskan koneksi baterai sebelum melanjutkan proses pemasangan, akhirnya saya mematikan HP dengan cara melepas kembali konektor baterai.

Setelah HP benar-benar dalam kondisi mati, saya melepas kembali fleksibel LCD yang sebelumnya digunakan untuk pengujian dan meletakkannya di tempat yang aman.

Membersihkan Sisa Lem pada Frame LCD

Setelah LCD pengganti dipastikan berfungsi normal, saya mulai mempersiapkan frame untuk pemasangan permanen.

Pertama-tama saya membersihkan sisa-sisa lem yang masih terdapat pada frame LCD. Bagian ini perlu dibersihkan agar LCD baru nantinya dapat terpasang dengan rapi dan presisi.

Saya memastikan permukaan frame sudah cukup bersih sebelum memberikan lem baru.

Memberikan Lem pada Frame LCD

Setelah frame dirasa sudah bersih, saya memberikan lem pada bagian pinggir frame LCD.

Pemberian lem dilakukan secara hati-hati dan merata. Saya berusaha agar lem tidak terlalu banyak sehingga tidak meluber ke bagian layar atau komponen lainnya.

Setelah lem diberikan secara merata, saya menunggu beberapa saat agar lem sedikit mengering dan lebih siap digunakan untuk pemasangan LCD.

Memasang LCD Baru

Setelah kondisi lem dirasa cukup, saya memasukkan LCD baru ke dalam frame.

Saya kemudian memasang kembali fleksibel LCD ke soket yang terdapat pada papan cas. Setelah terhubung, posisi LCD saya rapikan agar benar-benar presisi dengan frame.

Setelah posisinya sudah pas, LCD saya tekan secara perlahan dan kemudian saya ikat menggunakan karet agar LCD tetap berada pada posisinya selama proses lem mengering.

Menunggu Lem Mengering

Saya membiarkan LCD yang sudah terpasang tersebut selama kurang lebih 30 menit dengan bantuan karet sebagai penahan.

Setelah sekitar 30 menit, karet kemudian saya lepaskan dan saya memeriksa kembali posisi LCD untuk memastikan tidak bergeser.

Setelah dirasa sudah cukup kuat, saya melanjutkan proses perakitan HP.

Memasang Kembali Konektor Baterai dan Back Cover

Konektor baterai kemudian saya pasang kembali ke soketnya.

Setelah itu, back cover dipasang kembali ke bodi HP. Baut-baut yang sebelumnya dilepas juga saya pasang kembali satu per satu.

Setelah semua bagian terpasang, saya memberikan lem pada bagian back cover agar cover dapat menempel dengan baik pada bodi HP.

Back cover kemudian saya ikat kembali menggunakan karet agar tekanannya merata dan cover dapat menempel dengan rapat.

Memasang Kembali SIM Tray

Setelah bagian belakang HP sudah terpasang dengan baik, saya memasukkan kembali SIM tray ke tempatnya.

Saya kemudian melakukan pemeriksaan terakhir untuk memastikan tidak ada bagian yang tertinggal dan posisi cover sudah rapi.

HP Selesai Dirakit

Setelah seluruh proses selesai, HP sudah kembali dalam kondisi terpasang dengan rapi.

LCD yang sebelumnya sudah diuji juga berfungsi dengan normal, termasuk tampilan dan touchscreen.

Setelah semuanya selesai, HP tersebut saya serahkan kembali kepada teman saya. Dia pun membayar jasa pemasangan LCD yang sudah saya lakukan.

Kesimpulan

Dari pengalaman kali ini, saya kembali mendapatkan pelajaran bahwa LCD pengganti sebaiknya selalu dites terlebih dahulu sebelum dipasang secara permanen.

Hal ini penting terutama ketika sparepart dibeli sendiri oleh customer. Dengan melakukan pengujian di awal, kita bisa mengetahui apakah LCD tersebut menyala dan touchscreen-nya berfungsi sebelum LCD dilem ke frame.

Proses pemasangan juga membutuhkan ketelitian, mulai dari membuka back cover, melepas konektor baterai, membersihkan sisa lem, memberikan lem baru, memasang LCD dengan presisi, sampai memastikan back cover kembali menempel dengan baik.

💡 Catatan ZayComCell

Jika customer membawa sparepart sendiri, sebaiknya lakukan pengujian terlebih dahulu sebelum sparepart dipasang secara permanen. Untuk LCD, pastikan tampilan dan touchscreen berfungsi dengan baik sebelum diberi lem.

Itulah pengalaman saya saat membantu mengganti LCD HP milik teman. Walaupun terlihat seperti pekerjaan sederhana, prosesnya tetap membutuhkan kesabaran dan ketelitian agar tidak menimbulkan masalah baru setelah HP selesai dirakit.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال