6 Hal Menarik yang Bisa Kamu Ketahui dari HP Hanya dengan CPU-Z
Pernah penasaran sebenarnya hardware apa yang digunakan di dalam HP yang sedang kamu pakai?
Selama ini kita mungkin hanya melihat informasi yang ditampilkan pada menu Tentang Ponsel. Di sana biasanya terdapat informasi seperti RAM, penyimpanan, prosesor, dan model perangkat.
Tetapi tahukah kamu bahwa ada aplikasi yang bisa digunakan untuk melihat informasi hardware perangkat dengan lebih detail?
Salah satunya adalah CPU-Z.
Aplikasi ini cukup menarik digunakan ketika kita ingin mengetahui informasi mengenai perangkat Android secara lebih detail.
Aplikasi seperti CPU-Z dapat membantu kita membandingkan informasi hardware yang terbaca oleh perangkat dengan informasi yang ditampilkan pada menu Tentang Ponsel.
Hasil pemeriksaan informasi perangkat menggunakan CPU-Z.
Berawal dari HP yang Tidak Bisa Membuka Play Store
Ketertarikan saya menggunakan CPU-Z untuk mengecek HP bermula dari sebuah kejadian sederhana.
Seorang teman menghubungi saya melalui WhatsApp dan mengatakan bahwa HP miliknya tidak bisa membuka Google Play Store.
Saya kemudian menyarankan beberapa langkah dasar, mulai dari menghapus cache, menghapus data aplikasi, melakukan restart, hingga mencoba reset pabrik.
Namun setelah berbagai cara dilakukan, masalah tersebut masih sempat terjadi.
Beberapa waktu kemudian Play Store akhirnya bisa digunakan. Karena penasaran dengan kondisi HP tersebut, saya kemudian menyarankan teman saya untuk memasang CPU-Z.
Tujuannya sederhana, yaitu melihat informasi hardware yang terbaca oleh perangkat.
Dari sinilah muncul beberapa hal yang cukup menarik.
1. Mengetahui Model HP
Salah satu informasi pertama yang bisa dilihat pada CPU-Z adalah model perangkat.
Pada foto pemeriksaan yang kami lakukan, CPU-Z menampilkan:
Manufacturer: vivo
Informasi tersebut menarik karena model perangkat dapat dibandingkan dengan informasi yang terdapat pada menu Tentang Ponsel, dus, nota pembelian, atau informasi produk ketika membeli HP secara online.
Jika terdapat perbedaan antara beberapa sumber tersebut, jangan langsung mengambil kesimpulan. Sebaiknya lakukan pemeriksaan lebih lanjut.
2. Melihat Informasi Hardware dan Chipset
CPU-Z juga dapat menampilkan informasi hardware yang digunakan perangkat.
Pada hasil pemeriksaan dalam foto, terdapat informasi:
Hardware: mt6771
Informasi seperti ini bisa menjadi bahan pemeriksaan tambahan ketika kita ingin mengetahui hardware yang sebenarnya terdeteksi oleh sistem.
Hal ini juga berguna ketika kita ingin membandingkan perangkat dengan spesifikasi resmi yang seharusnya digunakan oleh model tersebut.
Informasi dari satu aplikasi saja sebaiknya tidak digunakan sebagai satu-satunya dasar untuk menyimpulkan bahwa sebuah HP palsu, rekondisi, atau telah dimodifikasi. Lakukan pemeriksaan dari beberapa sumber.
3. Mengetahui Ukuran dan Resolusi Layar
Tidak hanya hardware utama, CPU-Z juga dapat menampilkan informasi mengenai layar perangkat.
Pada hasil pemeriksaan yang kami lihat, terdapat informasi:
Screen Resolution: 720 × 1600 pixels
Screen Density: 269 dpi
Informasi ini juga menarik untuk dibandingkan dengan spesifikasi resmi perangkat.
Misalnya, jika kita membeli HP dengan spesifikasi layar tertentu, kita bisa melakukan pengecekan tambahan untuk melihat apakah informasi yang terbaca oleh perangkat sesuai dengan yang diharapkan.
4. Melihat Berapa RAM yang Terbaca Sistem
Nah, bagian ini yang paling menarik dari pemeriksaan HP teman saya.
Pada foto CPU-Z tersebut terlihat:
Available RAM: 564 MB (14%)
Angka tersebut kemudian dibandingkan dengan informasi RAM yang terdapat pada menu Tentang Ponsel.
Di sinilah kita harus berhati-hati dalam membaca hasilnya.
Perbedaan angka RAM tidak otomatis berarti HP tersebut memiliki hardware yang salah. Salah satu penyebabnya bisa berasal dari cara sistem menampilkan RAM, penggunaan RAM oleh sistem operasi, maupun fitur RAM virtual.
Jadi, apabila kamu menemukan angka RAM yang berbeda antara dua tempat, jangan langsung panik.
Bandingkan RAM fisik, RAM virtual, informasi sistem, dan spesifikasi resmi perangkat sebelum mengambil kesimpulan.
5. Mengetahui Kapasitas Penyimpanan yang Terbaca
Selain RAM, kita juga bisa melihat informasi mengenai penyimpanan internal.
Pada hasil pemeriksaan dalam foto, CPU-Z menampilkan:
Available Storage: 96.56 GB (92%)
Informasi ini juga dapat digunakan sebagai pemeriksaan tambahan ketika membeli HP.
Perlu diingat bahwa kapasitas yang ditampilkan sistem tidak selalu sama persis dengan angka yang tertulis pada kemasan. Sebagian kapasitas biasanya digunakan oleh sistem operasi dan file sistem.
Namun jika terdapat perbedaan yang sangat jauh dari kapasitas yang ditawarkan, hal tersebut layak diperiksa lebih lanjut.
6. Menjadikan CPU-Z sebagai Alat Pemeriksaan Awal
Hal terakhir yang menurut saya paling penting adalah menggunakan CPU-Z sebagai alat pemeriksaan awal.
Ketika membeli HP secara online, jangan hanya percaya pada tulisan spesifikasi di halaman produk.
Setelah barang sampai, kita bisa melakukan beberapa pemeriksaan sederhana:
- Cek model perangkat.
- Cek chipset atau hardware.
- Cek RAM.
- Cek kapasitas penyimpanan.
- Cek ukuran dan resolusi layar.
- Bandingkan hasilnya dengan spesifikasi resmi.
Dengan cara sederhana seperti ini, kita bisa mendapatkan gambaran awal mengenai perangkat yang baru saja kita beli.
Kenapa Pemeriksaan Seperti Ini Penting?
Bayangkan kamu membeli HP secara online dengan harga yang cukup murah.
Barang datang, bentuknya terlihat bagus, HP bisa menyala dan semua tampak normal.
Tetapi setelah beberapa hari digunakan, kamu menemukan sesuatu yang aneh. Informasi model, RAM, chipset, atau storage ternyata tidak sesuai dengan informasi yang kamu lihat ketika membeli.
Di sinilah aplikasi pemeriksa hardware bisa menjadi alat bantu yang cukup berguna.
Bukan untuk langsung menuduh penjual, tetapi untuk mengumpulkan informasi sebanyak mungkin sebelum mengambil kesimpulan.
CPU-Z adalah alat bantu pemeriksaan. Jika menemukan ketidaksesuaian, bandingkan dengan spesifikasi resmi, informasi pada kemasan, nomor model, IMEI, bukti pembelian, dan sumber informasi lainnya.
Tips Mengecek HP Setelah Membeli Online
Kalau kamu baru saja membeli HP secara online, jangan langsung membuang kemasan dan bukti pembelian.
Sebaiknya lakukan beberapa pemeriksaan berikut:
- Rekam video unboxing sejak paket masih tersegel.
- Cocokkan model HP dengan pesanan.
- Periksa nomor IMEI pada perangkat dan kemasan jika tersedia.
- Periksa RAM dan storage.
- Periksa chipset dan informasi hardware.
- Bandingkan spesifikasi dengan situs resmi produsen.
- Periksa kondisi fisik HP dan tanda-tanda pernah dibuka.
- Simpan invoice dan bukti transaksi.
Kesimpulan
Ternyata sebuah HP menyimpan cukup banyak informasi yang bisa kita periksa.
Dengan bantuan aplikasi seperti CPU-Z, kita dapat melihat berbagai informasi mulai dari model, manufacturer, hardware, ukuran layar, resolusi, RAM, hingga kapasitas penyimpanan.
Pengalaman memeriksa HP teman saya juga memberikan satu pelajaran penting: jangan hanya percaya pada informasi yang terlihat di permukaan.
Jika membeli HP secara online, terutama dengan harga yang jauh lebih murah dari harga yang biasa kita temui, tidak ada salahnya melakukan pemeriksaan setelah barang diterima.
Tetapi jika menemukan perbedaan informasi, jangan langsung menyimpulkan bahwa perangkat tersebut palsu atau penipuan. Lakukan pemeriksaan dari beberapa sumber terlebih dahulu.
Teknologi ternyata menyimpan banyak hal menarik.
Jangan hanya menjadi pengguna, coba kenali juga perangkat yang kamu gunakan.
Melek Teknologi, Cerdas Beraksi!
ZayComCell — Berbagi informasi dan pengalaman seputar teknologi.