Kalau selama ini kita mengenal smartphone lipat yang hanya memiliki satu engsel, teknologi tri-fold membawa konsep tersebut ke tingkat yang berbeda. Sesuai namanya, smartphone tri-fold memiliki dua titik lipatan sehingga layar dapat dibuka menjadi tiga bagian.
Salah satu perangkat yang membuat teknologi ini semakin menarik adalah Huawei Mate XT dan generasi terbarunya, Mate XT 2. Perangkat seperti ini menunjukkan bahwa sebuah smartphone tidak harus selalu memiliki satu ukuran layar saja.
Lalu, apa saja fakta menarik di balik smartphone tri-fold? Berikut beberapa hal yang mungkin belum kamu ketahui.
1. Satu HP Bisa Memiliki Tiga Mode Ukuran Layar
Inilah salah satu hal paling menarik dari smartphone tri-fold.
Ketika dilipat, perangkat dapat digunakan dalam bentuk yang lebih ringkas seperti smartphone biasa. Saat dibuka sebagian, pengguna mendapatkan area layar yang lebih luas. Ketika seluruh bagian dibuka, layar dapat berubah menjadi ukuran yang jauh lebih besar.
Pada Huawei Mate XT, misalnya, Huawei menyediakan mode satu layar, dua layar, dan tiga layar. Saat seluruh layar dibuka, ukurannya mencapai sekitar 10,2 inci. :contentReference[oaicite:1]{index=1}
Jadi secara sederhana, satu perangkat dapat digunakan dalam beberapa bentuk sesuai kebutuhan.
Smartphone tri-fold bukan sekadar smartphone yang "dilipat tiga". Sistem layarnya dirancang agar beberapa bagian layar dapat bekerja sebagai satu bidang layar besar ketika perangkat dibuka sepenuhnya.
2. Ada Dua Titik Lipatan, Bukan Satu
Smartphone foldable biasa umumnya memiliki satu area engsel yang membuat layar dapat dibuka dan ditutup.
Tri-fold memiliki konstruksi yang lebih kompleks karena terdapat dua area lipatan. Dua bagian tersebut harus bekerja secara presisi agar layar dapat dibuka dan dilipat tanpa mengganggu penggunaan perangkat.
Itulah sebabnya teknologi engsel menjadi salah satu komponen penting pada smartphone jenis ini. Huawei sendiri menjelaskan bahwa sistem engsel presisi digunakan untuk mendukung mekanisme layar lipat tiga. :contentReference[oaicite:2]{index=2}
3. Layarnya Harus Bisa Menghadapi Tekanan dari Arah Berbeda
Ini mungkin salah satu fakta yang paling menarik.
Pada smartphone biasa, layar tidak perlu mengalami proses dilipat dan dibuka berulang kali. Pada smartphone lipat, layar harus dirancang untuk menghadapi perubahan bentuk tersebut.
Pada desain tri-fold, tantangannya semakin besar karena layar dapat mengalami gaya berbeda ketika dilipat ke arah tertentu.
Huawei menjelaskan bahwa material fleksibel pada layar Mate XT dirancang untuk menghadapi tekanan ketika dilipat ke dalam sekaligus tarikan ketika dilipat ke luar. Huawei juga menyebut material tersebut memiliki peningkatan ketahanan terhadap tekukan sebesar 25 persen berdasarkan pengujian laboratoriumnya. :contentReference[oaicite:3]{index=3}
Artinya, bagian layar bukan hanya harus fleksibel, tetapi juga harus cukup kuat untuk menghadapi perubahan bentuk berulang.
4. Ketika Dibuka Penuh, Ukurannya Bisa Mendekati Tablet
Bayangkan kamu membawa sebuah perangkat yang ketika dilipat berfungsi sebagai smartphone, tetapi ketika dibuka seluruhnya memiliki layar sekitar 10 inci.
Itulah konsep yang ingin ditawarkan smartphone tri-fold.
Huawei Mate XT memiliki layar tiga bagian dengan ukuran sekitar 10,2 inci ketika dibuka sepenuhnya. Layar tersebut juga menggunakan resolusi tinggi sehingga perangkat dapat digunakan untuk aktivitas yang membutuhkan area tampilan lebih luas. :contentReference[oaicite:4]{index=4}
Dengan layar sebesar itu, perangkat dapat lebih nyaman digunakan untuk membaca dokumen, melihat konten, multitasking, maupun aktivitas lain yang membutuhkan ruang layar lebih besar.
5. Smartphone Tri-Fold Tidak Hanya Soal Layar Besar
Mungkin kita berpikir bahwa tujuan utama smartphone tri-fold hanyalah mendapatkan layar sebesar mungkin.
Padahal, tantangannya jauh lebih banyak.
Produsen harus membuat mekanisme engsel yang presisi, layar fleksibel, struktur bodi yang kuat, serta perangkat lunak yang mampu menyesuaikan tampilan aplikasi ketika bentuk perangkat berubah.
Huawei bahkan menyediakan pengalaman MultiView yang memungkinkan perangkat digunakan dalam mode layar tunggal, ganda, maupun tiga layar. Dengan demikian, perubahan bentuk perangkat juga dapat dimanfaatkan untuk produktivitas, bukan sekadar untuk memperbesar tampilan. :contentReference[oaicite:5]{index=5}
Kenapa Teknologi Tri-Fold Menarik?
Keunggulan terbesar teknologi ini adalah fleksibilitas.
Pengguna tidak harus memilih antara smartphone kecil atau tablet besar. Satu perangkat dapat digunakan dalam beberapa bentuk.
Namun, teknologi tersebut juga memiliki tantangan. Mekanisme yang lebih kompleks, teknologi layar fleksibel, bobot perangkat, dan harga yang tinggi membuat smartphone tri-fold masih berada di kelas premium.
Mate XT 2 sendiri diluncurkan Huawei pada September 2026 dengan harga mulai sekitar 19.999 yuan, menurut laporan Reuters. Huawei juga menyebut adanya peningkatan performa sekitar 42 persen dibandingkan generasi sebelumnya berdasarkan pengujian mereka. :contentReference[oaicite:6]{index=6}
Apakah HP Tri-Fold Akan Menjadi Masa Depan Smartphone?
Belum tentu.
Teknologi tri-fold memang menawarkan konsep yang menarik, tetapi smartphone biasa dan foldable dengan satu lipatan masih memiliki keunggulan dari sisi kesederhanaan, harga, dan kepraktisan.
Namun, kehadiran perangkat seperti Huawei Mate XT 2 menunjukkan bahwa produsen smartphone masih terus mencari cara baru untuk mengubah fungsi sebuah perangkat.
Mungkin beberapa tahun ke depan kita tidak lagi menganggap smartphone yang bisa berubah menjadi tablet sebagai sesuatu yang aneh.
Kesimpulan
Smartphone tri-fold merupakan salah satu perkembangan menarik dalam dunia teknologi mobile. Dengan dua titik lipatan, satu perangkat dapat menawarkan beberapa mode penggunaan, mulai dari bentuk smartphone hingga layar berukuran besar.
Di balik desainnya yang terlihat futuristik, terdapat teknologi layar fleksibel, sistem engsel presisi, material khusus, dan optimasi perangkat lunak yang cukup kompleks.
Jadi, saat melihat HP yang bisa "dibuka menjadi tablet", sebenarnya yang kita lihat bukan hanya layar yang bisa dilipat, tetapi sebuah kombinasi antara mekanik, material, elektronik, dan software yang bekerja secara bersamaan.
Smartphone tri-fold menggunakan dua titik lipatan sehingga layar dapat digunakan dalam beberapa konfigurasi. Pada Huawei Mate XT, layar dapat digunakan dalam mode satu, dua, dan tiga layar, dengan ukuran hingga sekitar 10,2 inci ketika dibuka sepenuhnya. :contentReference[oaicite:7]{index=7}
Referensi: Huawei Consumer dan Reuters, September 2026.
